Langsung ke konten utama
KAPAN KITA TERSADAR ?
(Oleh Pratamawisnuadi)
Ketika aku membuka kedua mata dari tidurku
Yang terpikirkan hanyalah apalagi yang bisa diambil dari negeri ini
Negeri yang Dikaruniai segalanya dari Yang Maha Kuasa
Bahkan katanya tongkat,kayu dan batu pun bisa jadi tanaman dibuatnya

Ketika mataku hamipr terlelap
Muncul kembali pertanyaan di benak ini
Tentang bagaimana menjaga rupiahku agar tak di ambil orang

Inilah aku…
Manusia yang hidup dengan angan dan nafsu yang tak ada habisnya
Aku hanyalah potret yang mewakili sebagian penghuni semesta

Namun aku lupa
Bumi pun ternyata bisa terluka
Ia bisa menangis layaknya manusia
Aku mengeluh akan datangnya bencana 
Padahal bencana ini karena siapa?

Kapan kita tersadar?
Ini bukan karena dia atau mereka
Namun ini semua karena diri ini sudah terbuai akan dunia
Sehingga lupa tuk menjaga dan memelihara semesta ciptaanNYA
(Wr. Buncit 29 November 2017)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

RINDU DI SELA JEDA Pagi ini aku merindukan sabtuku Kini aku telah sampai di setengah jalan Persimpangan antara impian dan kenyataaan Namun Jeda ini terlalu lama Aku takut jeda ini merubah tekad menjadi berkarat Aku takut jeda ini menambah sekat yang dekat Sore itu Senja menampakan pesonanya Aku melihat ada sesuatu yang berbeda Ada dua senja muncul pada semesta Senja yang diberikan Tuhan untuk menghangatkan raga Dan senja yang terpancar dari matanya yang memberikan kenyamanan pada jiwa Sabtu dan senja adalah alasan lain hidupku lebih berwarna Mereka tak perlu seirama Biarkan mereka berjalan dengan caranya menuju satu muara ( Pondok Pinang, 29 Juli 2018 )
  MELUMRAHKAN PERILAKU ABNORMAL EREN YEAGER DALAM AOT;   PELIK TAPI REALISTIS Jika ada yang mengikuti anime Attack on Titan sedari awal, dari dimulai pertama kali rilis pada 7 April 2013 nampaknya tahun 2022 ini babak akhir anime Attack on Titan semakin terasa dekat, dan sepertinya pertarungan puncak tinggal menunggu waktu untuk  beberapa episode saja. Semakin jelas arah ending dari anime ini dan klimaks perang besar yang akan menanti. Konflik berkepanjangan, rantai kebencian yang diwariskan, peperangan yang tanpa akhir serta peran penguasa yang mendoktrin anak-anak bahwa tidak akan ada fajar selepas pekat menyelimuti semesta seolah menjadikan anime ini begitu tabu untuk dibicarakan, atau sebenarnya menjadi menarik karena terasa begitu dekat dengan kehidupan manusia. Musuh sebenarnya bukanlah Titan yang selama ini memakan manusia, tetapi kebencian yang bersemayam di dalam diri manusia itu sendiri. Bukan hanya sebatas peperangan bangsa eldia melawan Marley, tetapi lebih ...
  Bergerak Tumbuh, Mengantarkan Kebahagiaan dan Menggapai Mimpi bersama JNE Cerita Bermula dari Mimpi Kecil Tidak ada mimpi yang benar-benar mati seiring seseorang bertumbuh, tetapi memang terkadang mimpi itu hanya terlelap untuk bisa bangun di waktu yang tepat. Termasuk dalam hal pendidikan, tidak semua orang bermimpi untuk menjadi seorang sarjana, apalagi untuk orang-orang kampung yang jauh dari kata mapan. Realita hidup di desa membuat seseorang kerap melupakan mimpinya. Hidup untuk bekerja dan bekerja untuk sekadar hidup. Sedari kecil sudah membantu orang tua bertani, berdagang, dan banyak hal adalah sesuatu yang lumrah untuk anak-anak desa. Cita-cita hanya ada di sekolah, sewaktu bapak guru menanyakan perihal cita-cita. Anak-anak sejak kecil ditanyakan cita-cita untuk jadi apa, tetapi selepas dewasa, kehidupan di desa kerap melupakan untuk bertanya kembali tentang mimpi dan cita-cita mereka. Tuntutan ekonomi serta kebutuhan hidup di desa yang jauh dari hingar bingar perkota...